Lollipop: Operating System Gagal?

200115_ANDROIDLOLLIPOP
Image from googleblog.blogspot.com

Produsen smartphone Android di seluruh dunia berlomba-lomba membekali smartphone mereka dengan Android Kitkat, namun terjadi hal yang sebaliknya dengan Android Lollipop yang nampak kurang diminati.

Dalam laporan Android Developers Dashboard yang dirilis oleh Google awal bulan ini terlihat bahwa pangsa pasar OS Android masih dikuasai oleh Android 4.4 Kitkat, yang mana menguasai pangsa pasar Android sebesar 39.1%. Secara spesifik persentase tersebut menunjukkan seluruh perangkat Android yang mengunjungi Google Play Store dalam kurun waktu 7 hari yang berakhir pada tanggal 5 Januari 2015.

Diluncurkan pada Oktober 2013, Kitkat telah mendapatkan popularitas yang tinggi akhir-akhir ini. Kitkat telah menunjukkan pertumbuhan pengguna yang stabil semenjak awal September tahun lalu sebesar 25%, lalu naik menjadi 30.2% di bulan November, 33.9% pada bulan Desember, dan awal Januari 2015 ini pangsa pasar Kitkat mencapai 39.1%.

200115_ANDROIDSHARE
sumber: android.developer.com

Hal tersebut menjadi kabar baik bagi pengguna Kitkat, namun bagaimana dengan pengguna yang ingin merasakan Android versi terbaru Lollipop? Google telah mempromosikan Lollipop dengan konsep desain yang terbaru dan dikenal sebagai OS yang menawarkan animasi dan efek visual, namun hingga kini masih tersembunyi dari radar.

Lollipop, alias Android 5.0, bahkan tidak muncul di Android Developers Dashboard. Laman tersebut secara gamblang menyatakan bahwa “setiap versi dengan distribusi di bawah 0.1% tidak ditampilkan”, yang berarti bahwa pangsa Lollipop di bawah nilai tersebut. Berbanding terbalik dengan Kitkat, di bulan pertama peluncurannya Kitkat berhasil menjerat 1.1% pangsa Android. Lollipop telah dirilis semenjak 3 November tahun lalu yang berarti sudah lebih dari 2 bulan yang lalu Lollipop diluncurkan, namun hingga saat ini tidak terlihat perkembangan apapun.

Beberapa produsen telah meluncurkan smartphone berbasiskan Android 5.0 seperti LG dan Motorola yang telah menanamkannya di beberapa perangkat utama mereka. Samsung juga mulai mendorong penggunaan Android Lollipop di berbagai perangkatnya dengan merilis pembaruan terbaru. Sony juga telah berjanji untuk mulai menggunakan Android Lollipop pada perangkat Xperia yang akan dimulai pada awal tahun ini.

Google telah meluncurkan OS terbarunya pada beberapa perangkat Nexus pada bulan November tahun lalu, namun peluncuran tersebut nampaknya tidak memikat banyak pengguna. Banyak pengguna Nexus yang mengalami masalah dengan performa Lollipop di perangkat mereka. Masalah tersebut baru diperbaiki hingga Android 5.0.2 dirilis akhir Desember lalu. Seluruh masalah tersebut membuat para pengguna Android waspada dengan Lollipop.

Penerimaan secara luas pada Lollipop jelas membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan Kitkat. Setelah awal yang kurang baik dan kegagalan Lollipop mengamankan posisinya di pangsa pengguna Android, namun dalam beberapa bulan ke depan mungkin berbeda. Peluang Lollipop untuk berkembang dan meraih popularitas masih terbuka lebar. – Gadget Spam (2015)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s