Samsung: Berfokus Pada Merger dan Akuisisi

Image from CNBC
Image from CNBC

Bukan rahasia lagi pada tahun 2014 lalu menjadi tahun yang penuh perjuangan bagi divisi mobile Samsung. Dari penurunan penjualan seri Samsung Galaxy S5 dari prediksi semula hingga penggantian lusinan eksekutif divisi mobile pada tahun lalu. Raksasa elektronik Korea ini menyadari mereka punya banyak tugas yang harus diselesaikan di 2015 ini. Dan berdasarkan wawancara yang dilakukan oleh Reuters dengan beberapa jajaran eksekutif Samsung, tampaknya mereka sudah memilki rencana yang bagus.

Dalam setahun terakhir ini, Samsung telah kehilangan posisinya di pasar smartphone low-end di China terhadap Xiaomi, dan Samsung juga mengalami tekanan dari Apple di pasar smartphone high-end. Terlebih lagi tingkat keuntungan Samsung menurun untuk pertama kalinya dalam kurun waktu 3 tahun terakhir pada 2014 lalu. Namun hal tersebut tidak menghentikan Samsung memberikan dividen sebesar 40% dan buyback saham pertama semenjak 2007.

“Dividen dan bentuk-bentuk pengembalian lainnya kepada pemegang saham merupakan tanggung jawab yang dimiliki perusahaan kepada pemegang saham, maka kami akan berusaha untuk memenuhinya. Tapi tujuan utama kami adalah pertumbuhan dan itulah yang kami komunikasikan dengan pemegang saham kami.” – Robert Yi, Samsung Head of Investor Relation

Saat ini Samsung berencana untuk mengalokasikan kas cadangan perusahaan sebesar 56 juta dollar untuk hal-hal penting seperti merger, akuisisi, dan pertumbuhan perusahaan secara keseluruhan. Dalam setahun terakhir ini Samsung belum melakukan perkembangan dalam hal merger dan akuisisi, yang mana mengecewakan investor dalam jangka panjang.

Kami berfokus terutama pada penawaran M&A untuk perusahaan yang cocok bagi bisnis Samsung saat ini, dan kami percaya bahwa pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh dari transaksi tersebut akan memungkinkan membuat penawaran M&A yang lebih besar di masa depan.” – Rovert Yi, Samsung Head of Investor Relation

Banyak perubahaan krusial yang telah dilakukan Samsung dengan harapan akan mengembalikan pertumbuhan yang besar pada perusahaan. Dari peluncuran smartphone dengan desain premium seperti seri Galaxy A, hingga peluncuran smartphone original Galaxy Note Edge, tampaknya Samsung sudah berada di jalur yang tepat. – Gadget Spam (2015)

Source: Reuters

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s